LAPORAN
PRAKTIKUM
BAHASA
PEMOGRAMAN II
MODUL
II
Disusun oleh:
Nama : Azis furqon
Kelas : SI (A) 2015
NIM : 2015091022
LABORATORIUM ILMU KOMPUTER
“UNIVERSITAS KUNINGAN”
2016-2017
A.
TUGAS
Pada tugas kali ini, saya akan memberikan sedikit cara
membuat Database menggunakan Netbeans. Sebenarnya pada sofware netbeans sudah
disediakan fitur tool visual termasuk untuk membuat database, namun untuk
sekedar pembelajaran, disini saya akan menggunakan perintah Transact atau
menggunakan kode-kode tanpa menggunakan tools visual.
Berikut langkah-langkah untuk membuat database kartu
keluarga :
1.
Buka Aplikasi NetBeans, setelah itu pilih NEW
PROJECT,
kemudian pilih Java setelah
itu pilih bagian kanan yaitu Java Application seperti pada gambar
dibawah ini.
2.
Next -> selanjutnya buat nama project dan tentukan lokasi tempat
penyimpanan project Lalu klik finish. Langkah kedua
adalah masukan nama dari project yang kita buat, disini saya menggunkan nama azisfurqon
dan menyimpannya di direktori E:\azisfurqon semuanya bisa kita
sesuaikan sesuai keinginan kita
3.
Pada Projects
Eksplorer aktifkan tab Services
4. Sebelum kita melanjutkan project
kita, kita aktifkan dahulu Database server yang akan digunakan, disini saya
menggunakan xampp yang difungsikan sebagai penghubung MySQL (2), dengan PORTS
3306. Supaya bisa terkoneksi ke NetBeans, klik Start(3) . Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah
ini :
5. Kembali lagi ke NetBeans, pilih
tanda (+) pada menu Database, kemudian klik kanan pada menu MySQL
Server at Localhost:3306[root]. Localhost adalah server lokal yang dimiliki
oleh XAMPP, dan 3306 adalah PORT dari MySQL tersebut
dengan nama Administrator "root".
6.
Klik kanan kembali pada server MySQL lalu klik Create Database, pada kotak isian yang muncul isikan nama database misalkan kartu_keluarga lalu klik Ok.
Klik kanan kembali pada server MySQL lalu klik Create Database, pada kotak isian yang muncul isikan nama database misalkan kartu_keluarga lalu klik Ok.
7. Selanjutnya kita akan membuat tabel
pada database kartu_keluarga. Pertama kita akan membuat tabel tb_provinsi.
Kita dapat menggunkan perintah seperti dibawah ini :

CREATE TABLE tb_provinsi(
kd_prov INT(3) PRIMARY KEY,
nm_prov VARCHAR(30) NOT NULL
)
Untuk membuat database atau tabel
baru, kita bisa menggunakan perintah Create Databse, Create Table.
- kd_prov dan nm_prov merupakan atribut atau field
yang kita buat.
- int, varchar merupakan tipe data yang digunakan.
- Primary Key merupakan kunci utama atau kunci yang dapat
mempengaruhi attribut atau fieds lain.
- Not Null merupakan perintah yang berarti Field tersebut harus
diisi atau tidak boleh dikosongkan.
8.
Blok script yang
sudah dibuat lalu klik kanan dan pilik Run Selection
9. Ketika tabel berhasil dibuat, maka
akan muncul peringatan atau pemberitahuan pada bagian menu output seperti
dibawah ini. Prosess compile atau running program hanya dapat dilakukan sekali
untuk pembuatan tabel dan database dengan nama yang sama. karena dalam database
sangat tidak mungkin terjadinya redudansi data.
10. Selanjutnya kita buat tabel tb_kabupaten,
hampir sama dengan tabel provinsi tadi, tapi kita kembali membuat field kd_prov,
fungsinya sebagai foreign key atau kunci tamu.
Ulangi proses yang sama dengan proses sebelumnya hingga tabel "tb_anggota".
Ulangi proses yang sama dengan proses sebelumnya hingga tabel "tb_anggota".
Tabel Kabupaten, Tabel Kecamatan, Tabel Desa, Tabel Keluarga, Tabel Anggota
Tabel selesai dibuat. selanjutnya kita akan melihat salah
satu tabel yang telah tadi kita buat.
"Select * from tb_provinsi"
- Select
:
Berfungsi untuk memilih atau membuat perintah pemilihan data.
- * : Berarti semua. jadi
pada perintah diatas kita akan menampilkan semua field dan record dari
tabel tb_provinsi.
Dibawah
ini merupakan ke-6 tabel yang telah kita buat.
Sekarang
kita akan mencoba memasukan data kedalam tabel "tb_provinsi &
tb_kabupaten". Dengan skrip dibawah ini :
·
insert :
Digunakan untuk menyisipkan data kedalam database.
- Setiap records yang merupakan
primary key tidak boleh ada yang sama seperti pada tebel tb_provinsi
"kd_prov" dan tb_kabupaten "kd_kab".
·
Namun berbeda dengan Foreign Key yang bisa mempunyai
records yang sama seperti pada tb_kabupaten "kd_prov".
10.
Sekarang kita akan membuat perintah view untuk
melihat isi dari tb_provinsi. Pertama kitaklik kanan pada menu view>>Create
View seperti pada gambar dibawah ini.
11.
Berikutnya
kita isikan nama dari view yang kita buat. Nama dari view ini dapat disesuaikan
agar mudah di ingat. kemudian masukan perintah Select * from
tb_provinsi yang berarti kita akan menampilkan semua isi dari tb_provinsi.
12.
Berikut view yang telah kita buat tadi :
13.
Ketika perintah view dieksekusi, maka
outputnya sebagai berikut :














Tidak ada komentar:
Posting Komentar